Apa sih hukum itu?
Setiap hari kita selalu melakukan sesuatu tanpa kita sadari apa saja yang kita lakukan itu selalu berkaitan dengan hukum. Hukum di Indonesia pada dasarnya diatur oleh undang-undang. Namun secara keseluruhan, hukum itu merupakan peraturan yang mengikat dan bersifat memaksa. Tetapi masih saja ada yang melanggarnya, hal itu biasanya terkait dengan kekuasaan orang itu di Indonesia. Sudah bukan hal yang tabu lagi jika di Indonesia hukum itu bisa dibeli.
Hukum di Indonesia merupakan campuran dari sistem hukum hukum Eropa, hukum Agama dan hukum Adat. Sebagian besar sistem yang dianut, baik perdata maupun pidana, berbasis pada hukum Eropa kontinental, khususnya dari Belanda karena aspek sejarah masa lalu Indonesia yang merupakan wilayah jajahan dengan sebutan Hindia Belanda (Nederlandsch-Indie). Hukum Agama, karena sebagian besar masyarakat Indonesia menganut Islam, maka dominasi hukum atau Syari'at Islam lebih banyak terutama di bidang perkawinan, kekeluargaan dan warisan. Selain itu, di Indonesia juga berlaku sistem hukum Adat yang diserap dalam perundang-undangan atau yurisprudensi, yang merupakan penerusan dari aturan-aturan setempat dari masyarakat dan budaya-budaya yang ada di wilayah Nusantara.
HUKUM
Senin, 12 Maret 2012
Diposting oleh
sandi hidayat
di
06.26
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Nilai - nilai koperasi
Rabu, 11 Januari 2012
NILAI-NILAI koperasi dapat dibedakan antara nilai-nilai etis dengan nilai-nilai fundamental. Nilai etis koperasi bertitik-tolak pada nilai-nilai yang diperkenalkan oleh para perintis koperasi, yaitu kejujuran dan keterbukaan. Sedangkan nilai-nilai fundamental koperasi lebih bersifat universal, artinya berawal dari semangat untuk memperbaiki nasib penghidupan sendiri berdasarkan prinsip tolong-menolong. Nilai-nilai fundamental ini antara lain menolong diri sendir, tanggung jawab sendiri, demokrasi, persamaan, keadilan, dan solidaritas.
Menurut Mohammad Hatta, koperasi membawa semangat baru, yaitu menolong diri sendiri. Dalam koperasi, setiap individu dapat mengoptimalkan kemampuan pribadi yang diintegrasikan dalam konteks kebersamaan (individualitas dalam kolektivitas). Rasa percaya diri yang tumbuh karena adanya kebersamaan akan menyadarkan setiap individu bahwa mereka menghadapi berbagai kesulitan ekonomi yang relatif sama. Mereka akhirnya yakin bahwa semua kesulitan ekonomi akan dapat diatasi dengan usaha bersama. Usaha bersama ini tentu akan terus berjalan secara harmonis jika setiap individu mampu memelihara kejujuran dan keterbukaan.
Nilai-nilai kejujuran dan keterbukaan yang melandasi prinsip usaha bersama berdasarkan prinsip tolong-menolong ini terbukti telah mampu mengantarkan koperasi konsumsi di Rochdale Inggris mencapai puncak kejayaan. Koperasi yang semula hanya beranggotakan 28 orang dengan modal f 28, kini telah berkembang pesat sekali. Bidang usahanya tidak hanya konsumsi, tetapi juga distribusi, produksi, dan bahkan merambah ke bidang sosial. Mungkin juga tidak ada yang menyangka bahwa koperasi Rochdale merupakan perintis department store yang banyak kita jumpai sekarang. Hingga pantaslah apabila para pelopor koperasi Rochdale ini kemudian dijuluki sebagai pelopor koperasi Rochdale yang jujur.
Diposting oleh
sandi hidayat
di
23.32
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Bung Hatta dilahirkan di kota Bukittinggi, di tengah dataran tinggi Agam, Sumatera Barat tangal 12 Agustus 1902 dari pasangan keluarga H. Mohammad Djamil dan Siti Saleha. Sewaktu kecilnya, Mohammad Hatta sering dipanggil Mohammad Athar, dan ketika masa perjuangan kemerdekaan, beliau lebih populer dengan panggilan Bung Hatta, yang pada saat itu bermakna “saudara seperjuangan”.
Beliau menikah di usia 42 tahun dengan Rahmi yang kemudian dianugerahi tiga orang puteri yaitu: Meutia, Gemala, dan Halida. Bung Hatta wafat pada tanggal 14 Maret 1980 dan dimakamkan di tengah-tengah rakyat, di Pemakaman Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Pendidikan dasar (SR) dan sekolah menengah (MULO) diselesaikan di Padang, kemudian melanjutkan pendidikan ke Sekolah Tinggi Dagang Prins Hendrik School dan tamat tahun 1921. Walaupun beliau ditawari pekerjaan dengan gaji yang cukup tinggi, tapi ditolaknya karena beliau ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi ke negeri Belanda di Rotterdamse Handelschogenschool. Disinilah Bung Hatta mulai berkecimpung dalam organisasi pemuda yang saat itu diketuai oleh Dr. Soetomo. Ketika kembali ke Indonesia, beliau aktif dalam dunia pers sebagai anggota Dewan Redaksi “Hindia Poetra” dan majalah Daulat Rakyat. Di masa-masa inilah Bung Hatta berkenalan dengan Bung Karno. Perjuangan Bung Hatta tidak mungkin kita lupakan begitu saja, karena memiliki nilai sejarah yang sangat berarti bagi negara dan bangsa Indonesia.
Diposting oleh
sandi hidayat
di
23.17
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Mengapa Koperasi Kurang Berkembang di Indonesia ?
Masalah / hambatan yang terjadi pada hampir sebagian besar koperasi di Indonesia adalah sama yaitu ada 3 hambatan utama ketika memasuki pasar global, yaitu : Hambatan kelembagaan dan permodalan, Hambatan budaya, dan Hambatan teknologi.
1. kelembagaan dan permodalan, dikarenakan masih tradisionalnya sistem manajemen yang digunakan, terlalu birokratis, kurang lincah dan fleksibel, kualitas SDM rendah, serta akses terhadap sumber modal terbatas.
2. Hambatan budaya, budaya kerja keras dan disiplin bangsa Indonesia yang jauh dari harapan, sehingga koperasi akan sulit untuk berkembang apalagi untuk maju. Untuk itu dalam menetapkan pengurus koperasi harus diseleksi dengan baik agar nantinya dalam perjalanannya tidak ada pengurus yang hanya makan gaji buta tanpa mau bekerja. Selain itu hendaknya dilakukan atau diberikan pelatihan/ bimbingan kepada seluruh pengurus dan anggota agar mereka sadar bahwa ini adalah koperasi mereka dan mereka harus mau untuk bekerja keras guna kemajuan koperasi tersebut.
3. Hambatan teknologi, bahwa banyak koperasi yang sampai sekarang masih belum menggunakan teknologi dalam melakukan kegiatan sehari-hari, baik dalam pembukuan, keuangan, administrasi dan pada bidang-bidang lainnya. Sehingga bagaimana mungkin koperasi tersebut bisa atau akan maju jika sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan tidak dimiliki. Untuk itu hendaknya koperasi mulai sekarang harus memperhatikan teknologi baik teknologi untuk produksi maupun untuk informasi kepada para anggota. Selain itu manajemen koperasi harus diperbaiki khususnya dalam pembukuan atau pengolahan data-data dari para anggota.
1. kelembagaan dan permodalan, dikarenakan masih tradisionalnya sistem manajemen yang digunakan, terlalu birokratis, kurang lincah dan fleksibel, kualitas SDM rendah, serta akses terhadap sumber modal terbatas.
2. Hambatan budaya, budaya kerja keras dan disiplin bangsa Indonesia yang jauh dari harapan, sehingga koperasi akan sulit untuk berkembang apalagi untuk maju. Untuk itu dalam menetapkan pengurus koperasi harus diseleksi dengan baik agar nantinya dalam perjalanannya tidak ada pengurus yang hanya makan gaji buta tanpa mau bekerja. Selain itu hendaknya dilakukan atau diberikan pelatihan/ bimbingan kepada seluruh pengurus dan anggota agar mereka sadar bahwa ini adalah koperasi mereka dan mereka harus mau untuk bekerja keras guna kemajuan koperasi tersebut.
3. Hambatan teknologi, bahwa banyak koperasi yang sampai sekarang masih belum menggunakan teknologi dalam melakukan kegiatan sehari-hari, baik dalam pembukuan, keuangan, administrasi dan pada bidang-bidang lainnya. Sehingga bagaimana mungkin koperasi tersebut bisa atau akan maju jika sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan tidak dimiliki. Untuk itu hendaknya koperasi mulai sekarang harus memperhatikan teknologi baik teknologi untuk produksi maupun untuk informasi kepada para anggota. Selain itu manajemen koperasi harus diperbaiki khususnya dalam pembukuan atau pengolahan data-data dari para anggota.
Jika kita telusuri lebih jauh sebenarnya koperasi di Indonesia ini sangat banyak namun kita saja yang tidak tahu dan itu bukan kesalahan kita tapi memang karena koperasi tersebut yang belum menerapkan sistem informasi yang baik. Untuk itu koperasi harus secara gencar mensosialisasikan atau menginformasikan tentang koperasi mereka sehingga akan banyak masyarakat yang ikut sebagai anggota.
Sumber : http://sud_art.student.fkip.uns.ac.id/2009/06/22/analisis-hambatan-koperasi/
Diposting oleh
sandi hidayat
di
22.52
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
jadwal pertandingan fc barcelona 2012
Jumat, 30 Desember 2011
January 8: Espanyol – FC Barcelona
January 15: FC Barcelona – Real Betis
January 22: FC Barcelona – Málaga
January 29: Villarreal – FC Barcelona
February 5: FC Barcelona – Real Sociedad
February 12: Osasuna – FC Barcelona
February 19: FC Barcelona – Valencia
February 26: Atlético de Madrid – FC Barcelona
March 4: FC Barcelona – Sporting de Gijón
March 11: Racing – FC Barcelona
March 18: Sevilla – FC Barcelona
March 21: FC Barcelona – Granada
March 25: Mallorca – FC Barcelona
April 1: FC Barcelona – Athletic de Bilbao
April 8: Zaragoza – FC Barcelona
April 11: FC Barcelona – Getafe
April 15: Levante – FC Barcelona
April 22: FC Barcelona – Real Madrid
April 29: Rayo Vallecano – FC Barcelona
May 6: FC Barcelona – Espanyol
May 13: Real Betis – FC Barcelona
Diposting oleh
sandi hidayat
di
02.45
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
hobby
nama saya sandi hidayat disini saya ingin menulis tentang hobby saya nih, saya punya banyak hobby yang terutama sih saya hobby bermain futsal, futsal itu jumlah pemainnya 5 orang beda dengan sepakbola yang berjumlah 11 orang. tapi futsal juga memiliki pemain cadangan dan boleh bermain secara bergantian. saya sering sekali bermain futsal bersama teman-teman kampus dan temen rumah saya. kalo ada kesempatan main kita juga bisa bertanding futsal tepatnya sih di citos hari jumat jam 20.00 - 22.00 kalo mau tanding dateng aja yee hehe
Diposting oleh
sandi hidayat
di
02.22
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
KOPERASI
Senin, 14 November 2011
Koperasi adalah asosiasi orang-orang yang bergabung dan melakukan usaha bersama dan demi kepentingan bersama dengan melandaskan kegiatan koperasi berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan, sehingga mendapatkan manfaat yang lebih besar dengan biaya yang rendah.
Diposting oleh
sandi hidayat
di
01.50
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Langganan:
Postingan (Atom)




